ManOfWheels.com – Mobil Suzuki sudah mengalami perubahan harga mulai bulan ini, dengan Ertiga yang mendapat penurunan harga. Namun sebenarnya penurunan ini hanya berlaku untuk varian hibridanya, sedangkan model bermesin bensin justru sebaliknya. Keadaan serupa juga dialami oleh XL7, dimana varian ramah lingkungannya yang turun harga karena mendapat insentif, tapi tidak untuk varian konvensionalnya. Meski XL7 tidak hanya yang mengalami kenaikan harga di segmennya.
Suzuki Turunkan Harga XL7 Hybrid Setelah Ada Insentif
Soal insentif mobil hybrid, banyak produsen yang sudah menantikannya sejak lama, tak terkecuali Suzuki yang sudah menawarkan tiga model HEV. XL7 menjadi model yang diunggulkannya di segmen low SUV atau LSUV, dengan catatan penjualan yang cukup bagus. Meski persaingan di pasarnya berjalan cukup ketat, modelnya tetap menjadi andalan di pasarnya.
Memasuki bulan April, harga jualnya mulai mengalami perubahan, tapi yang paling menonjol yaitu penurunan harga untuk mobil hibridanya. Dimana sebelumnya XL7 Hybrid dibanderol Rp 290,3 juta sampai Rp 313,5 juta, kini harganya turun menjadi Rp 286 juta-Rp 309,2 juta. Seperti Ertiga Hybrid, XL7 ikut kebagian insentif khusus model HEV, meski modelnya tergolong sebagai mobil mild hybrid.

Ada yang Naik Harganya?
Tapi seperti Ertiga, varian konvensional untuk XL7 justru naik harganya, dari Rp 262,25 juta-Rp 273,4 juta menjadi Rp 264 juta-Rp 275 juta. Walau dengan kenaikan harga ini, XL7 menjadi satu-satunya mobil yang berubah harganya di bulan ini. Sementara rival sekelasnya seperti Toyota Rush hingga Mitsubishi Xpander Cross masih mempertahankan harga lamanya.
Mungkin semua ini masih cukup untuk membantu penjualannya, terlebih dengan insentif khusus mobil hybrid yang didapat oleh XL7. Sebab model sekelasnya belum ada yang memiliki varian ramah lingkungan untuk sekarang.
