ManOfWheels.com – Penjualan mobil BYD sepanjang kuartal pertama tahun ini sudah cukup bagus, dengan ratusan ribu unit mobil yang terjual. Model yang dihadirkannya ini memang begitu beragam, tidak hanya diisi oleh mobil listrik saja, tetapi juga mobil plug-in hybrid (PHEV). Karena banyaknya model yang ditawarkan, penjualannya di kampung halamannya bisa mencapai 300 ribu unit per bulannya. Bahkan ini juga menjadikannya sebagai merek mobil elektrifikasi terlaris disana.
BYD Tidak Hanya Menjual Mobil Listrik Saja
Persaingan di pasar mobil listrik global kini berjalan cukup ketat dengan banyaknya merek yang menjual mobil jenis ini. BYD menjadi salah satu diantaranya yang menghadirkan sejumlah model seperti Atto 3, Dolphin, hingga Seal, dan catatan penjualannya sudah cukup bagus. Selama Q1 tahun ini, hasil penjualan mobil listriknya secara global tetap membuatnya unggul atas rival terberatnya, Tesla.
Tidak hanya di pasar global, di Negeri Tirai Bambu juga demikian, malah mereka menjadi merek mobil elektrifikasi terlaris disana. Bagaimana tidak, mereka mampu menjual hingga 290 ribu unit mobil sepanjang bulan Maret, dan itu sudah menjadi pencapaian yang sangat mengagumkan. Walau itu bukan menjadi sesuatu yang mengejutkan, sebab catatan penjualannya sudah cukup tinggi di kampung halamannya.

Lebih Banyak Model yang Ditawarkan
Kalau dibandingkan dengan pasar global, BYD punya lebih banyak produk yang ditawarkan di Negeri Tirai Bambu. Model seperti MPV Song hingga SUV Tang dalam line-up Dynasty selalu mencatatkan hasil penjualan yang cukup tinggi. Terlebih catatan penjualannya mampu membuatnya unggul atas kompetitor di pasarnya, baik merek lokal maupun luar negeri.
Kalau dilihat, di Negeri Tirai Bambu ada sejumlah merek yang berjualan mobil disana. Dari merek lokal seperti Wuling hingga Chery sampai merek luar negeri seperti Tesla. Tetap saja, mereka masih membuktikan sebagai produsen mobil elektrifikasi nomor satu pada bulan lalu.
