5 Sub-Brand Chery Kini Saling Bersaing di Indonesia

ManOfWheels.com – Dari beberapa merek yang menghadirkan sub-brand-nya, ada satu merek asal China yang membawa lebih dari satu sub-brand ke Indonesia. Dari Jetour, Jaecoo, Lepas, Omoda, hingga iCar, tentu ini membuat orang bertanya-tanya apakah kelima merek ini bakal saling berebut konsumen karena sama-sama menjual mobil SUV.

iCar Mulai Meramaikan Pasar SUV di Indonesia

Hingga kini Chery masih bisa menjadi salah satu merek mobil terlaris. Padahal ketika pertama kali hadir di Indonesia beberapa puluh tahun lalu mereka tidak sepopuler Toyota. Itupun kualitas modelnya tidak begitu bagus dan mendapat sambutan baik dari pasarnya, dan inilah yang membuatnya hengkang dari pasar roda empat. Namun beberapa tahun kemudian mereka kembali hadir, tapi kali ini membawa produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dari Tiggo series.

Chery E5 C5 EV JPNN com
Chery E5 C5 EV JPNN com

Tidak sampai disitu, Chery juga membawa sejumlah sub-brand yang dipegangnya, dimulai dari Omoda dan Jetour, kemudian Jaecoo, Lepas, dan yang terbaru iCar. Tapi berbeda dengan merek lainnya, iCar baru menjual satu model berupa V23, namun modelnya sudah diterima dengan baik di pasarnya sejak diluncurkan bulan Februari lalu. Jelas sebagai mobil SUV berdesain retro-modern, model ini menjadi incaran banyak orang ketika pertama kali dirilis.

Meskipun baru dirilis, V23 sudah menjadi primadona di pasar SUV di Indonesia, dan modelnya sudah dipesan hingga ribuan unit. Ini sudah menjadi hasil yang bagus, tapi ada yang khawatir kalau merek ini bakal menganggu sub-brand Chery lainnya yang sudah hadir lebih dulu disini. Terlebih Omoda dan Jaecoo yang sudah mencetak hasil penjualan cukup bagus dari lin produk yang diluncurkannya.

iCar V23 Car News China
iCar V23 Car News China

Sasar Konsumen yang Berbeda

Namun Chery memastikan kalau sub-brand miliknya ini tidak akan saling berebut konsumen di pasar SUV. Kalau dilihat, semua merek yang dipegangnya ini menjual mobil SUV, termasuk iCar yang hanya menawarkan satu model saja, tapi ini sudah membuatnya semakin dikenal di pasarnya. Tapi mobil seperti V23 tidak akan menganggu pasarnya Omoda maupun Jaecoo, karena masing-masing sudah diarahkan ke segmennya tersendiri.

iCar lebih ditujukan bagi konsumen di antara segmen tradisional dan modern, termasuk konsumen modern yang sudah mapan. Lebih tepatnya, konsumen yang mencari mobil yang bisa membuatnya tampil beda dari yang lain dan bisa mengekspresikan diri melalui kendaraannya ini. Tentu tidak heran mengapa iCar menawarkan kustomisasi bagi pengguna V23 untuk memodifikasi tampilan mobil sesuai keinginan.

Jaecoo J7
Jaecoo J7

Karena inilah, iCar menjadi merek yang begitu berbeda dari Jetour, Jaecoo, Lepas, sampai Omoda, karena produknya yang bisa di-custom konsumen sesuai keinginan. Dengan begitu, mobil bisa tampil beda dari yang lain, apalagi dengan V23 yang menampilkan desain retro-modern. Sesuatu yang jarang terlihat pada mobil SUV listrik seperti ini, dan ini juga yang membuatnya begitu unik.

Sejauh ini iCar baru menjual satu model saja, tapi bisa saja mereka menjual model V27 di Indonesia, mengingat mobil SUV bongsor seperti ini punya banyak peminat. Memang modelnya hanya dijual di Timur Tengah saja, namun ini bukan berarti model tersebut tidak bisa dijual di negara lainnya, terlebih setelah V23 sukses dijual. Sebagai SUV bongsor, ada peluang V27 bisa menyenggol pasarnya Jaecoo, tapi tetap saja, model tersebut tidak akan menganggu model seperti J5 EV.

iCar V23 Aicar Global
iCar V23 Aicar Global

Sementara dua model Omoda di Indonesia kini menjadi produknya Chery, baik itu C5 maupun E5 kini sudah menjadi bagian dari produk perusahaan induknya sejak tahun lalu. Sementara Jaecoo, Jetour, dan Lepas akan menambah lebih banyak produknya di tahun ini, apalagi Lepas juga menjual satu mobil saja. Jadi penting bagi mereka untuk menambah lebih banyak lini produk yang ditawarkannya di pasar roda empat.

Dengan ini, Chery bisa menguasai pasar roda empat disini dengan berbagai macam produk yang ditawarkannya. Memang ini berarti mereka hanya menguasai pasar SUV dengan lini mobilnya semuanya diisi oleh model SUV, tapi setidaknya ini cukup untuk bisa memberikan lebih banyak pilihan di segmennya masing-masing.

Tinggalkan komentar