Aliansi Nissan dan Honda Tetap Berlanjut Tanpa Mitsubishi

ManOfWheels.com – Nissan telah mengumumkan akan melakukan merger dengan Honda beberapa bulan lalu. Ini dilakukan sebagai bentuk penguatan penjualan mobilnya, termasuk elektrifikasi produknya untuk mengejar ketertinggalannya dari kompetitor. Sebenarnya Nissan dan Honda juga akan mendapat Mitsubishi yang sebelumnya diberitakan bakal bergabung ke dalam aliansinya beberapa waktu lalu. Namun kini merek berlogo tiga berlian tersebut batal melakukan merger dengan keduanya karena sejumlah alasan.

Nissan dan Honda akan Melakukan Merger Tahun Ini

Kabar mengenai Nissan dan Honda yang akan melakukan merger tentu menjadi kabar yang menarik untuk dinanti, karena keduanya merupakan dua merek mobil yang cukup terkenal di pasarnya. Namun dengan ketatnya persaingan di pasarnya, jelas mereka mencari cara agar dapat memperkuat penjualannya. Sekaligus dapat mempercepat elektrifikasi produknya.

Tidak hanya itu, Mitsubishi juga dilaporkan akan bergabung dengan keduanya, dan ini juga menjadi sesuatu yang sangat menarik. Sebab Nissan dan Mitsubishi sudah lama bekerja sama, dan keduanya telah membentuk aliansi bersama Renault sebelumnya. Namun sepertinya itu tidak akan terwujud dengan merek berlogo tiga berlian tersebut yang membatalkan rencana tersebut karena sejumlah pertimbangan.

Mitsubishi Pajero Sport Motors 2

Fokus ke Pasar Asia Tenggara

Pertimbangan pertama yaitu mereka bakal kesulitan dalam membuat keputusan pada manajemen perusahaan induknya. Selain itu, Mitsubishi ingin tetap fokus dalam memperluas pasarnya di kawasan Asia Tenggara, dimana kawasan ini telah menjadi kekuatan utamanya. Jelas karena mereka memiliki sejumlah model yang ditawarkan, dari Xpander sampai Pajero Sport dapat terjual ribuan unit tiap bulannya.

Meskipun Mitsubishi tidak jadi bergabung, itu tidak membuat Nissan dan Honda berhenti melakukan merger. Prosesnya akan berjalan sampai bulan Juni mendatang, tapi keduanya tetap berjalan sebagai merek tersendiri.

Tinggalkan komentar