ManOfWheels.com – Hyundai kini memiliki banyak pilihan mobil listrik yang ditawarkan di pasar global, tak terkecuali di Indonesia, dimana mereka menjual tiga model BEV. Ioniq 5 dan Kona Electric masih menjadi model unggulannya dengan catatan penjualan yang cukup bagus. Namun keadaan sebaliknya terjadi di Korea Selatan, dimana dua mobil listrik Hyundai tersebut hanya terjual puluhan unit saja. Sehingga ini membuat produksinya akan dihentikan untuk sementara.
Hyundai Alami Penurunan Penjualan Mobil Listrik Secara Drastis
Meski mobil listrik terus dihadirkan di pasarnya, justru Hyundai mulai merasakan adanya penurunan penjualan. Di Korea Selatan, penurunannya cukup parah sampai-sampai Ioniq 5 hanya terjual 75 unit sepanjang bulan lalu, berbeda dengan di Indonesia yang terjual lebih dari 1.000 unit. Memang ada penurunan secara drastis, tapi setidaknya Ioniq 5 tidak bernasib serupa seperti modelnya di kampung halamannya.
Ini terjadi akibat adanya perubahan kebijakan di pasar otomotif, sehingga menyebabkan penumpukan unit yang telah diproduksi dan permintaannya menurun. Itu sudah menjadi kondisi yang cukup parah, sehingga Hyundai memutuskan untuk menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona EV disana. Memang ini hanya dilakukan sementara, dari tanggal 24 sampai 28 Februari mendatang.

Bakal Terus Terpuruk?
Tentunya ini tidak akan berdampak ke sejumlah negara, terutama Indonesia, dimana Hyundai sudah memproduksi mobilnya secara lokal. Karena penjualannya yang turun drastis di Korea Selatan, mereka akan menghadirkan diskon besar-besaran bagi konsumen. Dengan ini, diharapkan penjualannya bisa memulih secara bertahap, walau mungkin tidak akan meningkat secara signifikan.
Selain itu, kemungkinan penjualannya masih akan terpuruk jika tidak ada yang dilakukan untuk memulihkan penjualan mobil listriknya. Sementara di Indonesia mungkin masih baik-baik saja, itupun jika persaingan di pasarnya tidak begitu ketat.
