Jika KTM Tak Punya Motor Kompetitif, Pedro Acosta Bakal Hengkang?

ManOfWheels.com – KTM punya seorang pembalap muda berbakat, seperti Pedro Acosta, Pit Beirer mara bangga karena itu. Tapi hal tersebut juga membuat tim harus kerja keras dan memberikan motor-motor yang kompetitif di garasi. Kabarnya nihh… jika mereka tidak tidak punya motor kompetitif, pembalap bernomor #37 itu bakal hengkang ke tim lain?

Hal tersebut untuk saat ini masih belum jadi ancaman bagi tim, namun dengan berjalannya waktu dan ada perubahan regulasi yang terus berlangsung, kemungkinan itu bisa terjadi di masa depan. Bierer menyoroti soal performa KTM dengan pembalapnya yang berhasil berada di posisi 7 besar, potensi tim makin tercerminkan.

Jika KTM Tak Punya Motor Kompetitif, Pedro Acosta Bakal Hengkang?

Jika KTM Tak Punya Motor Kompetitif, Pedro Acosta Bakal Hengkang?
Pedro Acosta

Hadirnya pembalap-pembalap yang berbakat, membuat KTM mendapat dukungan lebih dari mitra dan sponsor  karena kata Beirer sponsornya lebih cenderung ke pembalap yang sudah terbukti performanya dibanding yang baru-baru. Acosta telah dikontraknya selama 2 tahun, namun masa depannya di tim tersebut masih tanda tanya. Tapi kalau ia sukses besar, itu bakal merubahnya menjadi pembalap bernilai tinggi.

Diungkapkan langsung oleh Pit Beirer kalau KTM selalu berusaha untuk mempertahankan pembalap terbaiknya.Tentu jika tanpa motor yang unggul, tim juga nggak bisa berharap Acosta bisa bertahan sampai kontraknya habis. Kini KTM tengah berusaha untuk membuktikan kalau mereka punya motor yang kompetitif untuk bersaing dengan tim lain.

Tim ini yang berada di MotoGP punya banyak karyawan dari Italia, meski pabrikan KTM sendiri asalnya dari Austria. Jadi mereka sama seperti Ducati dan Aprilia… karena kebanyakan mereka juga pindahan untuk kerja sama dengan tim “oren” itu.

Sosok Fabiano Sterlacchini dan Francesco Guidotti sangatlah penting dalam pengembangan motor bagi Pit Beirer. Perubahan yang terjadi pada motor KTM itu adalah sistem dari Italia, meski hasilnya belum seperti apa yang diharapkan. Mereka butuh wawasan lebih dari luar agar makin berkembang, tapi tentu tidak dengan instan dan butuh proses.

Kedekatan tim dengan markas utama adalah sebuah keuntungan bagi mereka, karena perkerjaan mereka bisa lebih efisien untuk mengembangkan motornya. Namun pengembangan bisa melambat karena waktu yang terbuang di perjalanan kalau tim terlalu bergantung pada tenaga kerja yang posisinya jauh dari pabrik… KTM punya tekad buat memaksimalkan performa yang mereka punya untuk berlaga di kelas tertinggi itu yang tetap dengan filosofi yang sama.

Tinggalkan komentar