Yamaha Jepang Mengaku Telah Memalsukan Data Pengujian Motornya

MOW.com – Yamaha di Jepang telah mengaku dan juga minta maaf karena telah memalsukan data pengujian sejumlah produknya di Negeri Matahari Terbit itu. Pabrikan ini termasuk dengan 3 pabrikan otomotif lain yang terlibat dalam masalah pemalsuan data ini.

Pemalsuan Data Yamaha

Yamaha Jepang Mengaku Telah Memalsukan Data Pengujian Motornya
Yamaha YZF-R1 & YZF-R3

Tapi pada kasus Yamaha Jepang ini… perusahaan mengaku kalau mereka memalsukan data uji tingkat kebisingan pada 3 produknya, antara lain: Yamaha YZF-R1, Yamaha YZF-R3 dan Yamaha TMax. Mereka telah menghentikan produksi ketiga produk tersebut, dan menurut laporan sudah ada sekitar 7.500 unit yang sudah diproduksi (jumlah gabungan ketiganya).

Pabrikan yang bertempat di Iwata itu menegaskan kalau mereka sama sekali tidak memalsukan data pengujian keselamatan produk-produknya.

Pemeriksaan Makin Ketat

Dengan adanya hal ini… pemeriksaan akan terus didorong dengan lebih ketat soal data yang diajukan oleh pabrikan-pabrikan otomotif di Jepang. Dimulai dari kantor pusat Toyota karena skandal pengujian tes keselamatan Daihatsu pada tahun 2023. Selanjutnya nanti akan ke pabrikan Mazda, Honda dan Suzuki.

Yamaha Jepang Mengaku Telah Memalsukan Data Pengujian Motornya
Yamaha TMax560

Kementerian disana juga melakukan pengujian secara independen pada kendaraan yang terkena masalah itu agar memastikan mematuhi aturan yang ada. Sampai sekarang Kementerian Perhubungan baru memerintahkan Toyota, Mazda dan Yamaha untuk menghentikan pengiriman produknya.

Tinggalkan komentar