ManOfWheels.com – Meskipun Lamborghini sudah sukses dalam meluncurkan sejumlah mobil ramah lingkungan pertamanya melalui Countach, Sian FKP 37, dan Revuelto. Namun ketiga model ini masih memakai mesin hybrid, itupun Revuelto merupakan mobil pertamanya yang menggunakan teknologi hybrid murni. Sementara Lamborghini masih terus mengembangkan model BEV pertamanya sampai sekarang. Menariknya mereka memakai salah satu model Hyundai untuk mempelajari teknologinya.
Lamborghini Kembangkan Mobil Listrik Pertamanya
Sejauh ini Lamborghini sukses dalam menghadirkan sejumlah mobil berperforma tingginya, apalagi dalam menjual mobil ramah lingkungan. Namun sejauh ini mereka baru memiliki tiga model hybrid, yaitu Countach, Sian FKP 37, dan Revuelto, itupun Revuelto yang masih dijual sampai sekarang. Karena sudah sukses dalam mengembangkan mobil hibrida, jelas ini waktunya bagi merek asal Italia tersebut untuk mengembangkan mobil listrik.
Masalahnya mereka tetap ingin mengembangkan mobil berperforma tinggi yang mengandalkan tenaga listrik murni. Sepertinya inilah yang menjadi alasan mengapa Lamborghini mulai mempelajari Hyundai Ioniq 5 N, terbukti dari modelnya yang sempat terlihat mondar-mandir di markasnya di Sant’Agata Bolognese. Mobil seperti ini memang bisa menjadi contoh dalam menghadirkan model BEV dengan performa tinggi.

Mobil Berperforma Tinggi
Walau sebagai mobil SUV, Ioniq 5 N memiliki performa yang sudah ditingkatkan lebih jauh oleh divisi Hyundai N. Model ini memakai dua motor listrik, masing-masing ditempatkan di roda depan dan belakang mobil, sehingga mobil mampu menghasilkan tenaga hingga 641 hp. Inilah yang menjadi fokus Lamborghini dalam mengembangkan model serupa, hanya saja mereka bakal membuat mobil dengan tenaga maksimal 1.341 hp!
Tentu itu menjadi tenaga yang dahsyat, tapi itu mungkin masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut. Jelas mereka masih harus menyempurnakannya sebelum bisa dijual.
