ManOfWheels.com – Mobil listrik makin banyak dicari oleh banyak orang di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun dengan banyaknya produsen yang menjual modelnya disini, tentunya dengan berbagai varian yang disediakan. Dengan ini, penjualan mobil listrik diprediksi akan meningkat di tahun ini. Namun masih ada masalah lainnya yang harus dihadapi.
Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Penjualannya Tahun Ini
Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan mobil ramah lingkungan di Indonesia mengalami kenaikan, baik model hybrid maupun listrik. Modelnya juga terus bertambah tiap tahunnya, dan makin banyak produsen yang menghadirkan model terbarunya. Apalagi dengan banyaknya produsen dari Negeri Tirai Bambu yang menawarkan mobil listrik dengan harga terjangkau.
Memang ini akan membuat pilihan di pasarnya semakin beragam, tapi masih ada masalah di balik elektrifikasi tersebut. Meski dengan banyaknya model yang ditawarkan, jika pasarnya berkembang dengan lambat, tentu ini tidak akan mempercepat penjualannya. Bahkan disebutkan negara maju seperti Norwegia masih memiliki pasar mobil bekas untuk mobil listrik yang belum jelas meski mobil listrik sudah dijual disana selama dua dekade.

Sulit Dijangkau
Pasar yang belum jelas ini sebenarnya mengarah ke konsumen yang sebagian besar masih ingin membeli mobil bermesin konvensional, sehingga mobil hybrid yang paling banyak dicari di pasarnya. Belum lagi masih banyak yang enggan membeli mobil listrik karena ketersediaan stasiun pengisian daya yang terbatas. Walau dengan segala upaya yang dilakukan, itu saja masih belum cukup jika tempatnya belum menjangkau lokasi strategis di seluruh kawasan.
Tentu masih banyak yang harus dilakukan sebelum bisa memperluas penjualan mobil listrik disini. Jadi tidak hanya selalu bergantung pada penambahan model saja, tetapi juga menyediakan kemudahan dalam mengakses fasilitas pendukungnya.
