ManOfWheels.com – Baru-baru dikejutkan soal postingan terbaru Kawasaki Indonesia alias KMI (PT Kawasaki Motor Indonesia) di Instagram. Terpantau dengan jelas kalau mereka akan segera meluncurkan motor baru yang akan hadir di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025.
Pada postingannya ditulis dengan caption, “Ada yang baru di @iims_id tanggal 20 Februari 2025. Ditunggu kedatangannya bro/sis.” Lalu foto yang diunggah, terlihat ada siluet motor baru di depan modelnya, namun tidak begitu jelas. BTW untuk gelaran IIMS 2025 bakal diadakan pada tanggal 13-23 Februari 2025.
Postingan Instagram Kawasaki Indonesia, Bakal Merilis Motor Baru di IIMS 2025!
Nahh… meskipun tidak begitu jelas dan tidak dibocorkan oleh Kawasaki sendiri motor apa yang bakal diluncurkan, tampak siluet motor itu adalah salah satu dari seri W175. Motor naked gaya retro-klasik dengan perlampuan bulat.

Perkiraannya sih, kemungkinan paling besar itu adalah Kawasaki W175L yang sudah dipasarkan oleh KMI dari tahun kemarin. Tapi motor itu dimasukkan masih dengan status CBU rakitan India, sehingga ketersediaan unitnya cukup terbatas dan bahkan sekarang di website resmi KMI sudah tidak ditampilkan.
Dengan terbatasnya kuota, permintaan W175L di Tanah Air justru sangat melonjak dan bahkan mengalahkan produk yang lagi populer, contohnya Ninja ZX-25R. Nahh… dengan peluncuran motor baru di IIMS 2025 nanti, kalau itu benar-benar W175L yang perkiraan sudah versi CKD-nya alias rakitan Indonesia. Menurut beberapa informasinya juga kalau KMI memang sebelumnya juga ingin merakit sendiri W175L di pabriknya yang bertempat di Cibitung, Jawa Barat.
BTW untuk Kawasaki W175L sendiri adalah versi injeksi-nya dari W175 standar yang masih karburator. Dengan fitur modern, membuat performanya lebih stabil, ditambah juga dengan panel instrumen kombinasi analog dan layar LCD, pengereman ABS di depan, cakram 270mm, rangka dan wheelbase juga lebih besar dan panjang.
Meski didatangkan secara CBU dan fiturnya lebih lengkap dan canggih, harga dari versi injeksinya dijual seharga Rp 35,9 juta (OTR Jakarta). Kalau dibanding yang versi karburator harganya Rp 35,1 juta (OTR Jakarta), nggak begitu jauh tuhh… Tapi apakah nanti kalau sudah jadi versi CKD-nya, harganya bakal lebih murah nggak yahh?
