Evaluasi Pecco Bagnaia Setelah Tes Sepang: Tantangan dan Kemajuan

ManOfWheels.com – Pembalap yang berada di tim pabrikan Ducati, Pecco Bagnaia saat hari pertama terlihat tidak begitu bersungguh-sungguh untuk mengejar jadi yang tercepat saat tes Sepang. Sampai-sampai Ia berada di urutan ke-17, paling lambat dari pembalap lain. Tapi lain cerita saat hari berikutnya alias hari kedua, dimana Pecco langsung meningkat jauh di posisi ke-5 dan cuma selisih 0,442 detik dari Franco Morbidelli.

Tapi sayangnya saat hari kedua tersebut, di pagi hari Pecco Bagnaia alami crash yang beruntungnya tidak sampai membuatnya cedera. Namun hal tersebut tentu sangat menghambat kelancaran pengujian tim, karena sudah lebih dari 1 jam setengah waktu terbuang sia-sia, tim harus menyusun ulang rencana dan strateginya dengan mengambil langkah cepat.

Evaluasi Pecco Bagnaia Setelah Tes Sepang: Tantangan dan Kemajuan

Evaluasi Pecco Bagnaia Setelah Tes Sepang: Tantangan dan Kemajuan
Pecco Bagnaia

Tim gercep yang memutuskan buat melakukan sejumlah ubahan terhadap motornya agar pengujian selanjutnya bisa dipastikan lebih lancar. Ubahan yang mejadi fokus utama tim adalah di bagian mesin, bukanlah sasis baru. Karena Pecco sendiri bilang kalau untuk menguji sasis itu masih ada waktunya, tapi kalau menguji performa mesin baru cukup mendesak. Pembalap bernomor #63 ini merasakan kalau penyaluran tenaganya kini makin halus, akselerasi lebih stabil dari sebelumnya (GP24), namun dari segi pengereman masih kurang atau tidak sehebat sebelumnya.

MotoGP musim 2025 ini bakal menjadi puncaknya dalam pengembangan motor, dimana nanti saat akhir musim 2026 akan ada regulasi baru yang akan segera diterapkan. Regulasi itu adalah melarang tim untuk mengembangkan mesin 1000cc. Pecco dengan timnya pun sadar kalau mereka kudu menghadapi situasi tersebut dengan santai tapi juga penuh perhitungan yang matang dan tidak terburu-buru.

Pecco pun juga merasa terbantu dengan adanya masukan dari Marc Marquez, karena mereka berdua punya kesan yang mirip selama pengujian tersebut. Kalau bicara Desmosedici GP25, Pecco beranggapan kalau motor baru itu punya potensi besar. Meski memang dari segi basis GP24 itu sudah sangat baik, beberapa bagian masih ada yang perlu ditingkatkan.

Intinya pada motor terbaru GP25 terasa punya sensasi berkendara yang lebih nyaman karena lebih stabil, penyaluran tenaga yang lebih halus, kecepatan tinggi di lurusan, dan akselerasi yang makin responsif. Tapi soal pengereman sampai sekarang masih sedang dikembangkan lagi, karena yang baru itu tidak sehebat sebelumnya.

Tinggalkan komentar