ManOfWheels.com – Sebelumnya Subaru sudah bersikeras untuk lebih serius dalam menggeluti elektrifikasi mobilnya. Tentu ini dilakukan agar mereka tak tertinggal lebih jauh dari kompetitornya, sekaligus dapat menghadirkan lebih banyak pilihan mobil ramah lingkungan di pasarnya. Meski begitu, Subaru jelas tidak akan meninggalkan mesin boxer begitu saja. Sebagai jenis mesin yang menjadi ciri khas produknya, mereka berupaya untuk terus mempertahankannya.
Subaru Masih Tetap Setia Dengan Mesin Boxer-nya
Apa yang dilakukan Subaru ini cukup menarik, sebab mereka baru memiliki satu mobil listrik berupa Solterra, walau modelnya tidak akan dijual di Indonesia karena sudah ada kembarannya, Toyota bZ4X. Jelas hanya memiliki satu model saja masih belum cukup untuk menawarkan lebih banyak pilihan model di pasarnya, terlebih dengan banyaknya model baru yang dirilis. Ini juga membuat Subaru semakin tertinggal dalam melakukan elektrifikasi.
Mereka akan menghadirkan sejumlah mobil ramah lingkungan dalam beberapa tahun ke depan, dan beberapa diantaranya dipastikan berupa mobil hybrid. Model tersebut diketahui merupakan versi ramah lingkungan dari mesin boxer yang menjadi mesin andalannya selama ini. Subaru melakukan ini sebagai upaya untuk mempertahankan mesin ikoniknya tersebut hingga beberapa tahun ke depan.

Jadi Mesin Unggulan
Subaru telah mengembangkan mesin boxer selama tiga dekade, jadi susah bagi mereka untuk melepasnya begitu saja. Model seperti Forester dan Crosstrek menjadi model yang memakai mesin jenis ini, dan performanya sudah tidak bisa diragukan lagi. Tidak heran mengapa keduanya laris terjual, apalagi Crosstrek yang menjadi SUV AWD dengan harga terjangkau.
Soal mobil listrik, sepertinya Subaru tidak akan menjual Solterra jika sudah ada bZ4X di Indonesia. Selain itu tidak ada model BEV lainnya yang dimilikinya, setidaknya untuk sekarang.
