ManOfWheels.com – Toyota mungkin belum menjual banyak mobil listrik di Indonesia, tapi bukan berarti mereka hanya mengandalkan mobil jenis itu saja. Mereka kemudian menawarkan mobil hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) disini, itupun dengan modelnya yang cukup bervariasi di pasarnya. Setelah sukses menghadirkan ketiga model ini, Toyota mulai fokus ke mobil FCEV alias mobil bertenaga hidrogen fuel cell. Untuk tahap awal, mereka akan membangun stasiun pengisian khusus mobil jenis ini.
Toyota akan Membangun Stasiun Pengisian Mobil FCEV
Sebenarnya untuk mobil jenis ini, Toyota sudah lama menjualnya lewat Mirai, dan modelnya sempat diperlihatkan ke publik di GIIAS 2024. Model ini jelas menjadi sorotan karena modelnya yang berupa mobil hidrogen, jenis mobil yang masih belum ditemukan di Indonesia untuk sekarang. Tapi inilah yang menjadi kesempatan bagus bagi Toyota untuk menampilkan mobil FCEV pertamanya disini.
Tapi jelas mereka tidak akan menjualnya jika belum tersedia stasiun pengisiannya, dan ini yang akan dilakukannya selanjutnya. Mereka sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 35 miliar untuk membangunnya di Indonesia, tepatnya di XEV Center yang berada di Karawang, Jawa Barat. Prosesnya memakan waktu setahun dan akan melibatkan sejumlah pihak.

Mirai Bisa Dijual?
Dengan dibangunnya stasiun pengisian mobil hidrogen fuel cell, banyak yang menduga Toyota bisa menjual Mirai di Indonesia. Namun sepertinya itu membutuhkan waktu lebih lama untuk menjualnya, terlebih pasarnya masih belum banyak diisi oleh model FCEV dan belum ada permintaannya. Jika sudah waktunya untuk dirilis, mereka siap menjualnya kapan saja, atau bahkan bisa saja dirakit lokal.
Soal itu mungkin masih harus menunggu lebih banyak persiapan lainnya. Kalau Mirai belum memungkinkan untuk diproduksi di Indonesia, modelnya akan diimpor langsung dari luar negeri.
