Luca Marini Masuk 10 Besar di MotoGP Qatar 2025, Honda Perlahan Bangkit?

ManOfWheels.com – Honda tampaknya menampilkan sebuah kemajuan, seperti Luca Marini yang tampil impresif di MotoGP Qatar 2025. Pembalap asal Italia ini berhasil masuk ke-10 besar, menjadikannya pembalap Honda terbaik kedua setelah Johann Zarco di musim ini.

Marini tampil cukup konsisten, dengan menyalip Brad Binder di 3 lap sebelum akhirnya menyentuh garis finish. Waktunya terpaut sebesar 15,137 detik dari sang pemenang, yaitu Marc Marquez. Itu membuatnya jadi pembalap terbaik kedua dari merek berlogo sayap ini setelah Zarco yang finish di posisi ke-4.

Luca Marini Masuk 10 Besar di MotoGP Qatar 2025, Honda Perlahan Bangkit?

Luca Marini Masuk 10 Besar di MotoGP Qatar 2025, Honda Perlahan Bangkit?
Luca Marini

Dengan perolehan tersebut, Luca Marini kini berhasil mengantongi total 26 poin dan berada di peringkat ke-10 pada klasemen sementara. Jika dibandingkan musim sebelumnya (2024), total poin itu sudah hampir dua kali lipatnya tuhh… Di musim ini ia terus mendapatkan poin pada setiap serinya, apalagi tidak pernah di posisi 12 keatas saat finish.

Meski begitu, pembalap Honda HRC Castrol ini mengungkapkan kalau dia sekarang masih belum optimal dalam bersaing dengan motor dari pabrikan lain, utamanya saat trek lurus. Ia bilang soal kelemahan Honda RC213V itu ada di top speednya. Namun tentu dengan kemajuan di Qatar itu membuatnya sudah puas, beberapa tikungan dilahapnya dengan manuver yang bagus, ditambah saat sprint kecepatannya meningkat.

Saat ban mulai aus, muncul masalah lagi pada penghujung balapan, yang mana itu bikin getaran berlebih pada motornya. Dengan masalah tersebut, Marini kehilangan beberapa detik per-lapnya, tapi dia sadar kalau pembalap dari pabrikan lain juga begitu.

Timnya kini berencana soal ubahan besarbesaran di GP Jerez, yang mana itu akan menjadi bagian yang penting dalam memperbaiki performa mereka. Tapi katanya untuk balapan mungkin bakal pakai setup yang kurang lebih masih sama. Targetnya di awal adalah bisa langsung lolos ke Q2, lalu start di tiga baris terdepan. Untuk tekanan ban sendiri, pembalap bernomor #10 itu bilang kalau tim punya strategi yang efektif dalam menjaga tekanan ban..

Tinggalkan komentar