ManOfWheels.com – Setelah penampilan terbaik di Silverstone, dimana Enea Bastianini berhasil mengatasi kondisi balapan dengan sangat baik dan mencatatkan kemenangan double di MotoGP untuk pertama kali. Pembalap pabrikan Ducati itu jadi perbincangan hangat di Red Bull Ring. Meski di GP Austria dengan posisi ke-3 pada klasemen MotoGP untuk pertama kalinya, Bastianini tak mampu sepenuhnya mengulang performa cemerlangnya yang baru-baru ini ditunjukkan dan bersaing dengan Pecco Bagnaia dan Jorge Martin sepanjang balapan.
Setelah GP Austria 2024, pebalap Italia Enea Bastianini tak sepenuhnya puas dengan hasilnya yang finish ketiga. “Di satu sisi, kami sudah banyak melakukan hal baik sepanjang akhir pekan. Tim benar-benar melakukan segalanya untuk memberikan motor terbaik kepada saya. Di GP, ini adalah langkah maju lainnya.. tetapi jujur saja, saya tidak memiliki peluang melawan yang lain.”
Enea Bastianini Tidak Puas dengan Finish Ketiga di GP Austria?

Meski pembalap yang bernomor 23 ini berhasil melesat dari baris ke-3 ke posisi ke-3 di awal balapan, ia hanya mampu mempertahankan kecepatan yang sebanding dengan rekan-rekannya di Ducati, Pecco Bagnaia dan Jorge Martin, selama beberapa putaran. Sepanjang balapan (28 putaran), Bastianini akhirnya tertinggal 7 detik dari Bagnaia.
“Saya tidak ingin hanya fokus pada masalah, karena posisi ke-3 cukup baik bagi saya, tapi saya tidak bisa menggunakan bagian depan motor seperti biasanya. Akurasi untuk memperlambat motor di tikungan juga hilang selama balapan. Selain itu, menjelang akhir balapan, kepercayaan diri saya menurun. Saya sudah menyadari bahwa saya tak bisa berbuat banyak, Saya lebih memilih untuk tidak mengambil risiko yang lebih besar.” Imbuhnya.
Enea Bastianini, seperti halnya Jorge Martin dari tim Pramac, memuji Pecco Bagnaia: “Pecco saat ini sangat kuat, bahkan hampir di semua lintasan. Dia selalu berhasil menjadi 0,2 detik lebih cepat dalam berbagai situasi yang menentukan.”
Untuk sekarang Bestia menantikan persaingan berikutnya dengan para pembalap Ducati, memakai motor GP24, yang akan berlangsung di Aragon. Dua tahun lalu, Bastianini berhasil mengalahkan Pecco Bagnaia dengan motor GP21 di final yang menegangkan.
