ManOfWheels.com – Marc Marquez terus memantau dampak banjir bandang yang melanda Valencia, walau Ia lagi jauh dari Negara asalnya. Pembalap asal Spanyol itu menyadari kalau bencana tersebut bisa berpengaruh ke pelaksanaan balapan akhir musim di Valencia pada November mendatang.
Tapi Marquez juga turut prihatin dengan warga Valencia dan seluruh wilayah selatan Spanyol yang terdampak kehilangan harta benda dan nyawa. Dengan penuh emosi Ia menuturkan “Sejumlah foto banjir itu mengerikan. Kami memang jauh, tapi kami terus memantau beritanya. Sangat menyedihkan melihat bagaimana banjir ini memengaruhi masyarakat Spanyol.
Marc Marquez Turut Prihatin Atas Bencana di Valencia, GP Malaysia Bakal Sulit Baginya?

“Pertanyaan soal GP Valencia tak ada artinya dalam situasi seperti ini. Fokus kita seharusnya ada pada mereka yang kehilangan tempat tinggal, yang terdampak secara langsung. Semua sumber daya harus diutamakan untuk orang-orang itu. Event olahraga tidaklah penting.”
Mengenai balapan akhir pekan di Sepang, Malaysia, Marquez menuturkan, “Di Thailand, kami berhasil masuk 3 besar dalam kondisi kering. Jika kami bisa mencapai level yang sama di sini, itu akan sangat baik. Sepang selalu menantang bagi saya, dan dengan pengalaman 1 musim bersama Ducati, GP Malaysia akan cukup sulit. Jumat ini kita akan melihat sejauh mana performa kami,” ucap pembalap Gresini Racing itu.
Tentu sebagai pembalap asal Spanyol, Marquez ingin final musim MotoGP di Spanyol tetap digelar, apalagi di Valencia yang mendapat dukungan luar biasa dari para penggemarnya. Tapi prioritasnya ialah membantu mereka yang kehilangan rumah dan tidak punya tempat tinggal.
Marc Marquez mendukung gagasan untuk mengumpulkan donasi di GP Valencia dan menyalurkannya kepada keluarga yang terdampak. Serta juga menekankan bahwa prioritas seharusnya adalah memperbaiki rumah warga yang rusak alih-alih lintasan balapan. Meski demikian, ia berharap balapan akhir musim tetap berlangsung, mungkin di lokasi yang berbeda.
