ManOfWheels.com – GAC Aion telah meluncurkan empat mobil listriknya di Indonesia sepanjang tahun lalu dan mendapat sambutan baik dari pasarnya. Walau demikian, unitnya masih diimpor dari luar negeri, tapi ini dilakukan untuk sementara sampai pabriknya selesai dibangun. Aion menyebut pabriknya ini memiliki kapasitas produksi hingga 50 ribu unit per tahun. Ini sudah cukup untuk memenuhi permintaan baik di dalam maupun luar negeri.
Aion Memiliki Pabrik Mobil Berkapasitas 50 Ribu Unit
Sejak hadir di Indonesia, GAC Aion telah bersikeras untuk tidak hanya berjualan mobil listrik disini, tetapi juga memproduksinya. Mereka mampu menawarkan empat model BEV yang disambut baik oleh pasarnya sejak diluncurkan untuk pertama kalinya. Dari Y Plus, ES, Hyptec HT, sampai V telah mengantongi banyak pesanan dari konsumen Tanah Air.
Namun karena saat itu mereka belum memiliki pabriknya, mereka masih bergantung pada impor dari luar negeri. Setelah beberapa bulan berlalu, Aion bisa segera memulai produksi mobilnya di Indonesia tahun ini, dengan pabriknya yang memiliki kapasitas hingga 50 ribu unit per tahunnya. Tentunya mereka akan merakit tiga model, yaitu model V, Hyptec HT, dan Y Plus.

Bisa Diekspor?
Melihat dari kapasitas pabriknya yang cukup besar, sepertinya Aion sudah mengantisipasi banyaknya permintaan di pasarnya belakangan ini. Tapi jika memungkinkan mereka dapat mengekspornya ke luar negeri, tentunya agar mereka dapat mencatatkan hasil penjualan tidak hanya dari pasar dalam negeri saja. Soal itu mungkin akan dirundingkan jika ada kesempatan.
Tapi untuk sekarang, Aion akan fokus mempersiapkan produksi ketiga mobil listriknya tersebut. Sementara sedan ES tidak dirakit lokal, sepertinya karena pasarnya yang tidak seramai SUV maupun MPV.
