Pecco Bagnaia Lebih Nyaman dengan Sasis Lama Dibanding yang Baru 2025

ManOfWheels.com – Disaat tes hari pertama di Buriram, Pecco Bagnaia menjalani berbagai masalah teknis dan itu bikin dia cukup kesulitan buat menemukan ritme yang baik. Pecco berjuang untuk mengatasi berbagai kendala di mesin, sasis, bahkan fairingnya. Hal tersebut berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Marc Marquez yang menorehkan waktu tercepat.

Dengan keadaan tersebut, ini membuatnya harus menganalisa data dari Marquez untuk mencari solusi terbaik. Sebelumnya, Ducati sudah mengenalkan sasis terbaru mereka yang 2025 pas tes pasca musim di Barcelona bulan November kemarin. Sasis tersebut mendapat respon positif dari Pecco, tapi saat dicoba sendiri olehnya di Sepang malah menambah masalahnya.

Pecco Bagnaia Lebih Nyaman dengan Sasis Lama Dibanding yang Baru 2025

Pecco Bagnaia Lebih Nyaman dengan Sasis Lama Dibanding yang Baru 2025
Pecco Bagnaia

Jadi saat tes di Buriram, Pecco Bagnaia memutuskan untuk kembali ke sasis lama yakni yang 2024 dan menunda ngetes menggunakan yang baru dan menunggu waktu yang tepat untuk pindah ke yang baru 2025. Untuk sementara kini Ia lebih memilih tetap fokus ke sasis 2024. Meski begitu, Ia juga kudu lebih cermat lagi untuk menentukan yang tepat, dan ada kemungkinan juga di kesempatan berikutnya sasis 2025 akan kembali dites.

Pecco juga belum yakin sepenuhnya terhadap performanya, meski dia sudah pakai fairing terbaru 2025. Aspek tersebut juga salah satu yang terpenting dalam melibas Sirkuit Buriram yang punya tingkat cengkeraman yang rendah. Pembalap bernomor #63 ini alami sejumlah kendala teknis yang membuatnya sulit untuk memberi masukan ke teknisi.

Keputusan soal fairing tentu akan penting sekali, karena regulasinya cuma bisa ganti fairing selama musimnya berlangsung. Beberapa lap telah dicoba Pecco dengan fairing 2025, hasilnya belum begitu jelas karena masalah lain muncul selama sesi tersebut. Ia tetap optimis untuk mencari solusi terbaik, dan menegaskan seberapa pentingnya untuk melakukan simulasi balapan, serta feedback terhadap tim akan menjadi tantangan tersendiri.

Tinggalkan komentar