Absennya Mobil Listrik Dari Daftar Penjualan Mobil Bulan Lalu

ManOfWheels.com – Mobil listrik sejauh ini mampu mencatatkan performa penjualan yang cukup bagus walau di tengah kondisi pasar yang tidak begitu bagus di Indonesia. Apalagi makin banyak produsen yang mengisi pasarnya dengan produk unggulannya dalam beberapa bulan terakhir. Namun terkadang mobil listrik tidak dapat mencatatkan hasil penjualan yang cukup banyak. Seperti yang terlihat dari hasil penjualan bulan lalu, dimana tidak ada satupun model BEV yang masuk ke dalam daftar 20 besar.

Mobil Listrik Terkadang Tak Selalu Terjual Cukup Banyak

Sejauh ini sudah ada sejumlah mobil ramah lingkungan yang dijual di Indonesia, dari hybrid, plug-in hybrid (PHEV), sampai listrik. Yang paling banyak yaitu mobil hybrid, dimana mobil jenis ini memang banyak dicari oleh konsumen karena harganya yang lebih terjangkau, mudah untuk dirawat serta dijual kembali. Walau kini mobil listrik juga memiliki banyak peminat, tapi tidak sebanyak model HEV.

Mungkin inilah yang membuat tak ada satupun mobil listrik yang masuk ke dalam daftar penjualan 20 mobil di Indonesia bulan September lalu, terlebih seluruh modelnya merupakan produk dari produsen Jepang. Padahal jika dilihat, penjualan mobil BEV bisa mencapai lebih dari 1.000 unit, tapi belum ada yang dapat terjual hingga lebih dari 3 ribu unit. Kalaupun ada, BYD Seal yang menjadi mobil listrik terlaris masih belum bisa memasuki daftar 20 besar.

BYD Dolphin

Peminat Lebih Sedikit

Penjualan mobil listrik memang tidak begitu signifikan jika dibandingkan dengan mobil hybrid, dimana selisihnya cukup besar. Padahal model BEV sudah mendapatkan insentif, baik untuk model rakitan lokal maupun impor dalam bentuk CBU, tapi itu saja masih belum cukup. Selain jumlah peminatnya yang masih sedikit, masyarakat Indonesia masih belum membutuhkannya sebagai pengganti mobil konvensional.

Mungkin untuk sekarang mobil listrik masih belum banyak terjual. Namun dengan banyaknya merek mobil baru yang hadir disini, maka penjualannya bisa saja terus ditingkatkan walau di tengah keadaan pasar yang kurang kondusif.

Tinggalkan komentar