ManOfWheels.com – Mobil hybrid telah menjadi andalan Honda di Indonesia sejauh ini, meski baru ada dua model yang ditawarkan. Namun mulai tahun depan mereka akan meluncurkan mobil listrik pertamanya, yaitu e:N1, yang kerap disebut sebagai ‘HR-V versi listrik’. Honda mungkin masih akan mengimpornya langsung dari Thailand layaknya dua mobil hibrida yang dirilis sebelumnya. Jadi kemungkinan kuat kalau banderolnya bakal lebih mahal dari HR-V.
Honda akan Menghadirkan e:N1 di Indonesia Tahun Depan
Dari desainnya sudah cukup jelas terlihat seperti HR-V yang dijual disini, walau tanpa grille yang mencolok, meski ini sudah menjadi ciri khas dari mobil listrik. e:N1 memang menggunakan basis dari HR-V, jadi dari segi dimensi dan desain bodi mobil tidak memiliki perbedaan yang begitu mencolok, kecuali pada fascia-nya. Termasuk pada penggeraknya yang mengandalkan tenaga listrik murni.
Honda memberikan motor listrik yang sanggup menghasilkan tenaga sebesar 201 hp dan torsi 310 Nm, cukup bertenaga untuk mobil seperti e:N1. Apalagi dipadu dengan baterai lithium-ion berdaya 68,8 kWh, sehingga memungkinkan mobil untuk melaju sejauh 412 km dalam keadaan baterai terisi penuh. Pengisiannya dapat dilakukan selama 45 menit, dari 10 persen menjadi 80 persen terisi.

Impor Dari Luar Negeri?
Interior e:N1 juga tidak ada bedanya dengan HR-V, dimana pada dasbornya disediakan headunit 15,1 inci. Kenyamanannya juga cukup maksimal bagi compact SUV seperti ini, dan modelnya juga memiliki fitur cukup lengkap. Karena berupa mobil listrik, kecil kemungkinan modelnya dapat diproduksi lokal seperti HR-V.
Sebaliknya ada potensi e:N1 bakal diimpor dari luar negeri, tepatnya dari Thailand, layaknya CR-V dan Accord e:HEV. Itu bukan menjadi masalah bagi Honda, walau mereka harus mempersiapkan penjualannya sebelum merilisnya di semester pertama tahun 2025.
