ManOfWheels.com – Hyundai Santa Fe akhirnya mendapat model generasi terbarunya di Indonesia setelah sekian lama. Tidak hanya tampil dengan desain lebih modern serta fitur lengkap, mobil SUV ini juga menawarkan pilihan hybrid yang menjadi pertama dari merek asal Korea Selatan tersebut. Namun baru-baru ini Hyundai mengumumkan recall besar-besaran terhadap Santa Fe, termasuk varian hibridanya. Meski penarikan ini hanya berlaku di Amerika Serikat saja, tentu ada yang khawatir recall tersebut dapat menyebar ke negara lainnya.
Hyundai Recall Santa Fe di Amerika Serikat
Sebenarnya All New Santa Fe sudah dihadirkan di pasar global sejak tahun lalu, tapi modelnya baru dirilis di Indonesia bulan Oktober lalu. Tapi setidaknya Hyundai dapat memberikan model terbaru untuk mobil tertua yang masih dijualnya sampai sekarang ini. Terlebih modelnya menawarkan pilihan hybrid, dan otomatis menjadi mobil HEV pertama dari Hyundai.
Sementara itu, diketahui Santa Fe ditarik di Amerika Serikat setelah ditemukan masalah pada kamera belakang mobil akibat cacat produksi. Dimana terkadang kamera mobil tidak dapat berfungsi dengan benar sampai mati total, dan jelas ini cukup menganggu penggunanya. Apalagi fitur ini cukup penting untuk memeriksa kondisi belakang mobil sebelum diparkir tanpa harus turun dari kendaraan.

Takkan Menyebar ke Negara Lain
Unit yang terdampak merupakan model rakitan antara tahun 2021 dan 2022, dan jika dilihat kemungkinan hanya model lamanya yang ditarik mengingat model generasi barunya diproduksi mulai tahun 2023. Total ada 226.118 unit mobil yang disebut berpotensi mengalami masalah tersebut, tidak hanya Santa Fe tetapi juga sedan Elantra, termasuk pilihan hybrid-nya.
Nampaknya recall ini takkan menyebar ke negara lainnya, termasuk Indonesia. Apalagi model generasi sebelumnya tidak memiliki pilihan hybrid sebelum memasuki model generasi kelima.
