Update Motor Petualang Honda CRF1100L Africa Twin Model 2025

ManOfWheels.com – Honda CRF1100L Africa Twin adalah sebuah motor petualang kelas atas keluaran pabrikan sayap mengepak yang terakhir kali dapat perombakan besar di tahun 2021. Bisa dibilang model ini masih sangat segar belum perlu perubahan total, seperti yang ada di model 2025 ini. Kini hadir kembali dengan memboyong sejumlah pembaruan untuk pasar Jepang.

Kalau untuk spek mesin kurang lebih masih sama, yakni inline 2 silinder 1.082cc 4-stroke 8-katup dengan Unicam berpendingin cairan. Menghasilkan tenaga puncak 100,5 hp pada 7.500 rpm dan torsi maksimal 112 Nm pada 5.500 rpm. Disalurkan pada transmisi manual 6-percepatan atau DCT (Dual-Clutch Transmission).

Update Motor Petualang Honda CRF1100L Africa Twin Model 2025

Update Motor Petualang Honda CRF1100L Africa Twin Model 2025
Honda CRF1100L Africa Twin

Pembaruannya terletak pada penyesuaian dalam rasio kompresi mesinnya, yang awalnya 10,1 menjadi 10,5:1 untuk meningkatkan keiritan bahan bakar. Tak cuma itu, timing valve dapat penyesuaian, ukuran intake manifold diperbesar jadi 35 mm (sebelumnya 29 mm), ECU pun disentuh, sehingga meningkatkan torsi, rasio diperbesar 6,5%, serta putaran mesinnya dikurangi jadi 5.500 rpm (awalnya 6.250 rpm).

Selain itu untuk pilihan transimisi DCT juga mendapat pembaruan, dimana tujuannya agar responnya jadi makin halus, terutama di kecepatan yang sangat rendah. Ternyata dari segi bahan yang dipakai untuk membuat fairingnya juga baru, menggunakan material DURABIO, sebuah bioplastik yang lebih ramah lingkungan.

Bentuk cover-cover pelindung baru, latar warna panel instrumen layar TFT-nya juga baru yang bisa mengatur kecerahannya sampai 5 level, dan lampu sein otomatis. Adapun skid-plate baru yang lebih besar, serta penambahan perangkat ETC2.0 Onboard yang berfungsi memudahkan ketika pemilik ingin menambahkan aksesoris.

Honda CRF1100L Africa Twin 2025 yang meluncur di pasar Negeri Sakura ini ditawarkan dalam 1 pilihan warna saja, yakni Grand Prix Red dengan grafis warna biru-putih. Sementara buat harganya, untuk varian transmisi manual dibanderol 1.639.000 yen atau sekitar Rp 168 jutaan. Untuk varian transmisi DCT dipasarkan dengan harga 1.749.000 yen atau setara Rp 179,3 jutaan.

Tinggalkan komentar