Yamaha Masih Tertinggal dari Ducati, Fabio Quartararo Hadapi Tantangan di Buriram

ManOfWheels.com – Setelah sebelumnya uji coba di Sepang, kini lanjut lagi tes pra-musim di Buriram, dan itu untuk evaluasi penting buat Yamaha. Tapi tentu juga untuk semua tim, karena kedua sirkuit tersebut punya kondisi lintasan yang berbeda, membuatnya jadi tantangan bagi para tim dan pembalap. Fabio Quartararo sendiri menorehkan waktu yang terpaut 0,731 detik dari Marc Marquez, membuatnya berada di posisi ke-8.

BTW sirkuit di Sepang sendiri punya daya cengkeraman terhadap ban yang cukup kuat dan itu membuatnya cukup membantu performa dari M1. Tapi hal tersebut malah sebaliknya kalau di Buriram, karena disini cengkeraman justru lebih rendah, yang mana hal tersebut membuat tim dengan logo garpu tala ini harus melihat feedback motornya.

Yamaha Masih Tertinggal dari Ducati, Fabio Quartararo Hadapi Tantangan di Buriram

Yamaha Masih Tertinggal dari Ducati, Fabio Quartararo Hadapi Tantangan di Buriram
Fabio Quartararo

Saat tes di Buriram, Quartararo tampak cukup puas dengan hasil dan performanya, namun ada sejumlah kesulitan yang dialaminya, yakni masalah keseimbangan bagian depan motornya. Dengan kondisi tersebut, membuatnya cukup kesulitan untuk mengimbangi performa Ducati maupun Bezzecchi yang dari Aprilia itu.

Fokus utama Yamaha selama tes berlangsung itu pada uji coba Sprint, sekaligus menganalisa konsumsi bahan bakar dan suhu ban. Yahh… meskipun mereka sudah menampakkan perkembangan positif, tapi nyatanya mereka masih cukup jauh tertinggal dari kompetitornya. Apalagi sang El Diablo masih kurang pede dengan bagian depan motornya.

Direktur teknis Yamaha, Massimo Bartolini mengaku kalau tim telah memperkirakan hal ini bakal terjadi, banyaknya kesulitan yang mereka alami dibanding tes sebelumnya (Sepang). Jaraknya masih cukup jauh dengan Ducati, meski ada sedikit kemajuan. Tegasnya juga, Yamaha kudu terus menerus berkembang dengan memanfaatkan konsesi yang mereka punya untuk mengembangkan motor.

Ia (Bartolini) mengimbuhkan soal seluruh aspek teknis M1 kudu diperbaiki lagi, tanpa memfokuskan kepada satu bagian. Karena ajang MotoGP sendiri bukanlah sekedar adu-aduan mesin, tapi melainkan sistem elektronik sampai aerodinamis.

Tantangan besar mereka utamanya ada di elektronik yang kudu dikembangkan lagi dengan waktu yang cukup lama. Faktor daya cengkeraman pada lintasan juga salah satu masalahnya yang cukup krusial terhadap performa motornya. Meski ada kemajuan, pada lintasan Buriram yang panas, tim Yamaha akan menghadapi lebih banyak tantangan dalam tes tersebut.

Tinggalkan komentar