ManOfWheels.com – Popularitas BYD M6 sudah menjadikannya sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang tahun lalu. Walau kini berada dalam gugatan dari BMW karena namanya, model ini tetap melanjutkan perluasan penjualannya di beberapa negara. Seperti Filipina, meski M6 dijual dengan nama lain, yaitu eMax 7. Mungkin mereka melakukan ini untuk menghindari penggunaan nama aslinya karena gugatan tersebut.
BYD Hadirkan M6 di Filipina Dengan Nama Baru
Sejauh ini BYD sudah menghadirkan sejumlah mobil listrik unggulannya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. M6 menjadi andalannya selama ini dengan catatan penjualan yang cukup mengesankan sepanjang tahun 2024 lalu, dan penjualannya melebihi kompetitornya. Walau model ini tengah terancam oleh gugatan BMW gara-gara penggunaan nama tersebut.
Tapi sepertinya itu tidak terlalu menganggu ekspansi pasar MPV listriknya tersebut di kawasan ini, dan mereka terus menghadirkannya di negara lainnya. Filipina menjadi tujuan selanjutnya, namun modelnya tidak dikenal sebagai M6, melainkan eMax 7. Mungkin ada yang mengiranya sebagai Proton eMas 7, meski keduanya merupakan mobil listrik yang sangat jauh berbeda.

Beda Nama
Spesifikasi eMax 7 ini tidak jauh berbeda dengan M6, begitupun dari tampilan luar-dalam hingga fiturnya, walau yang membedakan yaitu namanya. Nama baru ini berlaku tidak hanya di Filipina, tetapi juga di India, sementara negara lainnya masih memakai nama M6. Entah apakah BYD akan memakai nama baru ini di Indonesia kalau BMW memenangkan gugatan tersebut, padahal nama M6 merujuk pada kembarannya Toyota Previa yang pernah dijualnya di Negeri Tirai Bambu.
Tapi setidaknya mereka masih bisa memperluas penjualan mobil listriknya, dan mereka tetap menghadirkan lebih banyak model terbarunya. Termasuk dalam menghadirkan sejumlah model unggulannya di beberapa negara tetangga.
