Marc Marquez yang Crash karena Terlalu Agresif di MotoGP Amerika 2025

ManOfWheels.com – Setelah menantikan kemenangannya yang tertunda di 2 seri awal karena dominasi Marc Marquez, kini Pecco Bagnaia akhirnya berhasil memenangkan balapan utama di MotoGP Amerika 2025. Kemenangan yang diraihnya kemarin berasa sangat indah karena setelah dia mendapat banyak tekanan berat di seri sebelumnya.

Di hari-hari pertama, Marc menampilkan performa yang cukup menjanjikan di COTA, dengan meraih pole position, memimpin balapan, unggul 2 detik di lap ke-9 dan ke-19, dan bahkan menang di balapan Sprint. Cuma harapannya pada balapan utama di hari Minggu harus pupus karena dia kehilangan grip dan akhirnya crash. Membuatnya mau tidak mau harus kembali ke pit..

Marc Marquez yang Crash karena Terlalu Agresif di MotoGP Amerika 2025

Marc Marquez yang Crash karena Terlalu Agresif di MotoGP Amerika 2025
Marc Marquez

Pembalap yang dijuluki “King of COTA” menerima nasib buruk, tapi secara tidak langsung juga membuka jalan untuk Pecco Bagnaia yang bisa memimpin balapan sampai garis finish. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Pecco memang mengakui kalau dia juga terbantu karena crash yang menimpa Marquez.

Kemenangan tersebut juga menjadi sebuah dorongan mental serta melepas beban berat yang ada di pikirannya selama ini. Karena saat seri sebelumnya itu banyak orang yang menganggap performa dari pembalap asal Italia ini terlihat kurang meyakinkan dan banyak juga yang meragukan.

Ambisi yang besar untuk bangkit lagi sangat terlihat jelas disaat Pecco Bagnaia yang agresif mendahului Alex Marquez untuk merebut posisi pertama. Kemengangan kemarin itu juga sebagai yang ke-30 juga di kelas MotoGP dan membuatnya cuma selisih 12 poin saja dari sang pemimpin klasemen.

Pencapaian itu sekaligus menjadi kemenangan beruntun yang ke-20 di MotoGP, dengan posisi ketiga podium diduduki oleh pembalap-pembalap Ducati. Meskipun untuk balapan kemarin tidak menguntungkan bagi Marc, Ducati menilai performa mereka sungguh sangat luar biasa dengan dominasi dari awal balapan. Kecelakaan itu mereka anggap juga sebuah kecerobohan kecil karena pembalap bernomor #93 itu terlalu percaya diri.

Tinggalkan komentar